Rubrik Realitas


                                                          
                Pada hari minggu tanggal 9 september 2012, para mahasiswa baru mengalami diare berjama’ah pada saat mengikuti kegiatan cranialis 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Di perkirakan penyebabnya adalah makanan nasi bungkus yang di berikan kepada mahasiswa baru pada saat istirahat siang pada hari sebelumnya, sehingga jadwal yang seharusnya tertata rapi mengalami kekacauan. Akibatnya, banyak sekali mahasiswa baru yang di bawa ke ruang medika untuk di rawat. Kegiatan yang seharusnya di jalani pada saat hari minggu ialah tour de campus terpaksa di tunda dan para mahasiswa baru di istirahatkan di ruang anatomi. Menurut mahasiswa baru yang bernama abdurrosyid PD 2012, penyebab dari diare tersebut ialah makanan yang mengandung racun, selain itu mungkin mahasiswa baru juga kelelahan karena banyaknya tugas yang di berikan dan jangka waktu yang pendek.
                Oleh karena itu pihak panitia cranialis menghentikan kegiatan tour de campus dan mengistirahatkan para mahasiswa baru. Pada saat itu di ruang antomi, para mahasiswa baru di beri waktu 30 menit oleh panitia untuk mendiskusikan apakah kegiatan tour de campus bisa di lanjutkan atau tidak.
                Setelah para mahasiswa baru mendiskusikan apakah kegiatan tour de campus di lanjutkan atau tidak, keputusannya ialah tidak di lanjutkan. Mereka meminta tour de campus di lanjutkan di hari lain. Selain itu keesokan harinya tidak ada evaluasi oleh panitia cranialis. Untuk mengisi waktu kosong tadi, para mahasiswa baru beristirahat sambil bersantai ria. Lalu setelah beristirahat mereka di suruh kembali ke basecamp untuk menyelesaikan kembali tugas-tugas yang belum mereka selesaikan, para mahasiswa baru di pantau oleh limbiknya. Para mahasiswa baru curhat apa yang terjadi pada hari minggu tadi kepada limbiknya, dan limbiknya juga merasakan diare juga, sama seperti apa yang di alami mahasiswa baru tadi, setelah di selidiki memang penyebabnya nasi bungkus yang di berikan kepada mahasiswa baru.
                Ada pula mahasiswa baru yang di rawat di rumah sakit, ada pula yang sampai di opname juga di rumah sakit. Untungnya tidak ada orang tua yang komplain tentang hal ini. Dari pihak digestive yang bertugas tentang konsumsi sudah menyadari akan hal ini, mereka menyadari kalau ini merupakan human eror, atau kesalahan. Mereka juga sudah meminta maaf atas hal yang kurang berkenan ini kepada rektor, dekan, panitia cranialis, terutama para mahasiswa baru cranialis 2012  Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Mereka juga berjanji kalau hal ini tidak akan terulang kembali pada ospek berikutnya. Untungnya pula tidak ada media cetak yang mempublikasikan hal ini kepada semua masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya sendiri ataupun Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
blogger template by arcane palette